Solusi Alami Penggemukan Cepat, Daging Berkualitas & Pakan Efisien
Pertumbuhan ternak yang lambat serta tingginya biaya pakan sering menjadi kendala utama peternak sapi, kambing, maupun unggas. VITERNA NASA (Vitamin Ternak Alami) hadir sebagai suplemen pakan organik unggulan yang diformulasikan khusus dari kombinasi bahan alami nabati dan hewani untuk memaksimalkan kecernaan pakan serta mempercepat masa panen.
Telah terdaftar resmi di Kementerian Pertanian (KEMENTAN RI No. D. 20116675 FBC / 11732/Kpts/PI.500/F/11/2020), VITERNA mengandung nutrisi makro-mikro, protein, mineral esensial, asam lemak, serta hormon pertumbuhan alami. Produk ini terbukti efektif mendongkrak pertambahan berat badan harian (Average Daily Gain / ADG) secara drastis tanpa mengandalkan zat kimia berbahaya.
Keunggulan & Manfaat Utama VITERNA NASA
- Mempercepat Penggemukan & Bobot Ternak: Meningkatkan Average Daily Gain (ADG) sehingga masa pemeliharaan lebih singkat dan tonase panen lebih maksimal.
- Meningkatkan Efisiensi Pakan (TDN): Memacu kinerja enzim pencernaan agar nutrisi pakan terserap sempurna tanpa banyak yang terbuang menjadi kotoran.
- Mengurangi Bau Kotoran: Memaksimalkan pembusukan dan penyerapan protein dalam rumen/usus, sehingga bau amonia pada kotoran ternak berkurang drastis.
- Meningkatkan Kualitas Daging & Kesehatan: Menghasilkan daging yang lebih padat, rendah lemak, serta menjaga imunitas ternak sesuai prinsip K-3 (Kuantitas, Kualitas, Kelestarian).
- Kandungan Nutrisi Lengkap: Mengandung tepung ikan, gula merah, kecambah, madu, dan mineral dolomit yang memenuhi kebutuhan gizi harian ternak.
- Meningkatkan Nafsu Makan: Aroma dan rasa formulasi alami VITERNA sangat disukai oleh sapi, kambing, domba, hingga jenis unggas.
Masalah Peternakan yang Dapat Diatasi
- Pertumbuhan Ternak Lambat & Kurus: Bobot ternak sulit naik meskipun konsumsi pakan sudah banyak.
- Biaya Pakan Tinggi (Pemborosan Pakan): Pakan tidak terserap maksimal oleh sistem pencernaan ternak.
- Bau Kotoran Menyengat: Menimbulkan protes lingkungan, mengundang lalat, dan memicu risiko penyakit pernapasan pada ternak.
- Nafsu Makan Menurun: Terutama saat terjadi perubahan cuaca ekstrem atau stres pasca transportasi.
Cocok Untuk Berbagai Sektor Peternakan
- Ternak Besar: Sapi potong, sapi perah, kerbau, babi.
- Ternak Kecil: Kambing, domba, kelinci.
- Ternak Unggas: Ayam broiler, ayam kampung, ayam layer (petelur), bebek/itik, puyuh.
Cara Aplikasi & Dosis Penggunaan VITERNA NASA
A. Ternak Besar (Sapi, Kerbau, Babi)
- Dosis: 5 cc (sekitar ½ tutup botol) per ekor per hari.
- Metode: Dicampurkan ke dalam air minum atau dilarutkan ke dalam pakan basah/komboran.
B. Ternak Kecil (Kambing, Domba, Kelinci)
- Dosis: 4 cc per ekor per hari.
- Metode: Dicampurkan ke dalam air minum atau pakan komboran harian.
C. Ternak Unggas (Ayam, Bebek, Itik, Puyuh)
- Dosis: 1 cc per 1 Liter air minum, diberikan 1 kali sehari.
Catatan: Volume 1 tutup botol VITERNA = ±10 – 12,5 cc
Pertanyaan Umum (FAQ)
- Apakah VITERNA NASA aman dikonsumsi ternak setiap hari?
Sangat aman. VITERNA terbuat dari bahan-bahan murni organik (tumbuhan, madu, dan tepung ikan) tanpa campuran bahan kimia sintetis, sehingga aman untuk penggunaan jangka panjang. - Apakah VITERNA bisa dikombinasikan dengan produk NASA lainnya?
Sangat disarankan. Untuk hasil penggemukan yang lebih maksimal, VITERNA sering dikombinasikan dengan POC NASA dan Hormonik (dikenal sebagai Trio Tangguh Peternakan NASA). - Mengapa VITERNA dapat mengurangi bau kotoran ternak?
VITERNA memacu enzim pencernaan ternak sehingga pakan yang masuk dicerna secara optimal. Protein dan nutrisi terserap penuh oleh tubuh, sehingga amonia sisa pencernaan pada kotoran berkurang signifikan. - Apakah daging ternak yang diberi VITERNA aman dikonsumsi manusia?
Sangat aman dan lebih sehat. Daging yang dihasilkan justru lebih padat, rendah kolesterol/lemak, serta bebas dari residu kimia berbahaya.
Dapatkan VITERNA NASA Original Sekarang!
Tingkatkan keuntungan peternakan Anda dengan bobot panen yang lebih cepat, pakan yang hemat, dan lingkungan kandang yang bebas bau kotoran.






